MenurutImmanuel Kant menyatakan bahwa seni ialah suatu bentuk yang penampilan dan pengungkapannya tidak pernah menyimpang dari sebuah kenyataan & seni itu ialah meniru alam. 4. Leo Tolstoy Menurut Leo Tolstoy menyatakan bahwa Seni ialah suatu impian karena rumus rumus tidak mampu mengikhtiarkan sebuah kenyataan. 5. Plato dan Rousseau
Berikutini yang termasuk jenis tari berpasangan adalah. Berikut ini adalah latihan Soal Tematik Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 untuk Tahun Pelajaran 20202021 lengkap dengan kunci jawaban. Berikut ini yang termasuk karya seni rupa dua dimensi adalah. Seni Rupa Murni adalah Suatu bentuk Karya Seni yang hanya menikmati dari keindahannya saja.
Makateori obtektif beranggapan bahwa keindahan datanng dari bentuk karya seni saja, sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan pengamat yang melihatnya. Teori keindahan subyektif Teori keindahan subyektif adalah kebalikan dari teori keindahan obyektif. Pandangan keindahan karya seni secara subyektif didukung oleh David Hume dan Immanuel Kant.
Itulahtadi jawaban dari Berikut Yang Tidak Termasuk Tujuan Dari Apresiasi Seni Budaya Adalah?, semoga membantu. Kemudian, Buk Guru sangat menyarankan siswa sekalian untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu sebutkan contoh najis yang kamu ketahui dengan penjelasan jawaban dan pembahasan yang lengkap.
Berikutini penjelasan mengenai 6 teori itu dan tokoh-tokoh
Secaragaris besar, teori estetika dibagi menjadi tiga seperti berikut ini: 1. Teori Estetika Formil Teori estetika formil banyak berhubungan dengan seni- seni klasik dan pemikiran- pemikiran klasik pula. Teori estetika ini mengungkapkan bahwa keindahan pada luar bangunan berhubungan dengan persoalan bentuk dan warna.
Berikutyang tidak termasuk dalam teori-teori seni adalah * - 34353719 fandiks11 fandiks11 10.10.2020 Seni Sekolah Menengah Atas terjawab Berikut yang tidak termasuk dalam teori-teori seni adalah * Teori mimesis Teori instrumental at mie aceh ! 4.Jelaskan perencanaan yang harus dilakukan dalam pengolahan kripik kulit ayam! 5.Sebutkan bahan
Berikutini sejarah teori sel dari penemuan awal sampai perkembangannya hingga saat ini: 1. Penemuan Awal. Sejarah teori sel juga tidak lepas dari sejarah keberadaan alat pembesar mutakhir, yakni mikroskop. Alat mikroskop ini pertama kali ditemukan dengan dua lensa (majemuk) pada kesudahan masa zaman ke-16.
Home/ Pendidikan / berikut yang tidak termasuk seni teater tradisional adalah. berikut yang tidak termasuk seni teater tradisional adalah. Editor 12 Juni 2022 Leave a comment 5 Views. berikut yang tidak termasuk seni teater tradisional adalah . drama musikal. Artikel Terkait: Masalah utama yang dibahas dalam satu paragraf disebut.
Berikutini adalah pengertian seni menurut para ahli: 1. Aristoteles Menurut Aristoteles, pengertian seni adalah suatu bentuk ungkapan dan penampilan yang tidak pernah menyimpang dari kenyataan, dan seni itu meniru alam. 2. Plato Menurut Plato, pengertian seni itu adalah hasil tiruan alam dan segala isinya (ars imitator naturam). 3. Herbert Read
xT7VLE. Teori seni merupakan gabungan antara dua suku kata, yaitu terdiri dari teori & seni. Berikut beberapa pengertian TEORI menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, TEORI adalah Pendapat yg didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi. Penyelidikan eksperimental yg mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi, argumentasi. Asas dan hukum umum yang menjadi dasar suatu kesenian atau ilmu pengetahuan. Pendapat, cara, dan aturan untuk melakukan sesuatu. Pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa.
Teori Estetika – Apakah Grameds suka dengan hal- hal yang indah atau estetik? Setiap orang pasti mendambakan keindahan, termasuk dalam kehidupannya. Itulah sebabnya estetika selalu dekat dengan kehidupan kita sehari- hari. Namun lebih jauh keindahan berkaitan dengan teori estetika yang lebih luas lagi. Artinya untuk mencapai rasa keindahan atau estetika tersebut seseorang memerlukan referensi tentang apa yang akan dirasakan atau dinilai sebagai suatu keindahan. Agar bisa lebih memahami tentang keindahan, Grameds bisa simak penjelasan tentang teori estetika berikut ini Pengertian Estetika1. Bruce Alisopp2. Herbert Read3. Moris4. Dra. Artini Kusmiati5. Kattsoff Dalam Element of Philosophy6. Van Mater Ames Dalam Collier’s Encyclopedia7. AA Djelantik Dalam Estetika Suatu Pengantar 19998. William Haverson Dalam estetika Terapan 1989Teori Estetika1. Teori Estetika Formil2. Teori Estetika Ekspresionis3. Teori Estetika PsikologisAspek EstetikaUnsur – Unsur Estetika1. Unsur Bentuk2. Unsur Warna3. Unsur Tema4. Unsur Motif HiasFungsi EstetikaManfaat EstetikaContoh Nilai Estetika1. Menonton Pertunjukan2. Keindahan Lukisan3. Kecantikan Istilah estetika secara etimologis berasal dari bahasa Latin aestheticus dan dalam bahasa Yunani yang berarti rasa atau hal- hal yang bisa diserap oleh panca indera. Estetika juga dianggap sebagai cabang ilmu filsafat yang membahas tentang keindahan yang didalamnya ada seni dan alam semesta. Dari etimologis kata tersebut, estetika adalah suatu hal yang mempelajari keindahan dari suatu bentuk objek atau daya impuls dan pengalaman estetik dari penciptaan dan pengamatannya. Kita mungkin lebih akram estetika sebagai sebuah keindahan, yakni memiliki banyak makna dan arti bagi setiap persepsi orang, termasuk menentukan ukuran dan standar estetika itu sendiri. Itulah sebabnya setiap orang biasanya memiliki pengalaman estetikanya masing-masing pada suatu bentuk objek tertentu. Hal tersebut terjadi karena setiap orang memiliki penilaian dan kriteria keindahannya masing- masing, namun estetika tetap memiliki dasar teorinya. Dalam perkembangannya kita mungkin lebih popular dengan teori estetika barat. Negara Korea Selatan, Jepang, Hongkong, dan Negara- Negara kebangkitan baru adalah bentuk contoh Negara yang telah luruh dalam estetika barat. Hal tersebut menandakan adanya peleburan diri dalam materialisme Barat dan menjasmani seluruh kearifan estetika barat dalam wujud artefak maupun nilai estetika Barat secara substansial dan eksistensial. Padahal di luar wacana tersebut, estetika justru masuk dalam kategori sesuatu yang primitif dan terpinggirkan. Untuk mengenal pengertian estetika secara mendalam, berikut ini pengertian estetika berdasarkan pendapat para ahli 1. Bruce Alisopp Estetika adalah sebuah kajian ilmu pengetahuan yang mempelajari terkait sebuah proses dan aturan- aturan dalam penciptaan suatu objek karya seni. Kajian ini diharapkan dapat menimbulkan perasaan positif bagi seseorang untuk melihat dan merasakan suatu karya. 2. Herbert Read Arti estetika adalah suatu kesatuan dan hubungan antara bentuk penyerapan indra manusia dengan karya itu sendiri. Seseorang biasanya menganggap bahwa estetika adalah seni yang akan selalu memiliki nilai keindahan sosial. Anggapan tersebut justru membuat seseorang menjadi kesulitan dalam mengapresiasi seni itu sendiri karena menurut Herbert Read seni itu tidak selalu harus mengandung nilai keindahan. 3. Moris Pengertian estetika menurut Moris adalah sama dengan seni karena ia menganggap bahwa estetika dapat dikenakan pada berbagai objek. Biak yang indah atau tidak indah sekalipun. A juga mengungkapkan bahwa estetika adalah suatu objek seni atau art. 4. Dra. Artini Kusmiati Estetika adalah suatu keadaan yang berhubungan dengan sensasi keindahan yang bisa dirasakan seseorang jika memiliki kalian yang harmonis antara elemen yang ada di dalam objek tertentu. 5. Kattsoff Dalam Element of Philosophy Estetika adalah segala bentuk kajian tentang hal- hal yang berkaitan dengan seni. 6. Van Mater Ames Dalam Collier’s Encyclopedia Estetika adalah suatu telaah tentang penciptaan, apresiasi, dan kritik untuk karya seni dalam konteks kaitannya dengan seni dan kegiatan manusia dalam peranan seni untuk perubahan dunia. 7. AA Djelantik Dalam Estetika Suatu Pengantar 1999 Estetika adalah suatu kajian ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berkaiatan dengan keindahan dan mempelajari semua aspek yang ada di dalamnya. 8. William Haverson Dalam estetika Terapan 1989 Estetika merupakan segala hal yang berkaitan dengan sifat- sifat dasar dari nilai-nilai non normal pada suatu karya tertentu. Teori Estetika Secara garis besar, teori estetika dibagi menjadi tiga seperti berikut ini 1. Teori Estetika Formil Teori estetika formil banyak berhubungan dengan seni- seni klasik dan pemikiran- pemikiran klasik pula. Teori estetika ini mengungkapkan bahwa keindahan pada luar bangunan berhubungan dengan persoalan bentuk dan warna. Teori ini kemudian menggap bahwa keindahan adalah hasil formil dari suatu ketinggian, ukuran atau dimensi, lebar, dan sebuah warna atau kombinasinya. Rasa indah kemudian menjadi emosi langsung yang mengakibatkan bentuk tanpa harus memandang konsep-konsep lainnya. Teori formil mengadopsi konsep ideal yang sifatnya absolut dan bertujuan pada bentuk- bentuk yang indah dan mengarah pada mistik. 2. Teori Estetika Ekspresionis Teori estetika ekspresionis mengungkapkan bahwa keindahan tidak selalu terjelma dari sebuah bentuk, namun juga berasal dari maksud dan tujuan dari ekspresi onjek tersebut. Teori ini menganggap bahwa keindahan karya seni tergantung dari apa yang diekspresikannya. Dalam bidang arsitektur, keindahan dihasilkan oleh ekspresi paling sempurna antar kekuatan gaya tarik dan kekuatan bahan atau materialnya. Kemudian saat ini kekuatan dasar utama dari keindahan arsitektur adalah ekspresi fungsi atau kegunaan suatu bangunan tersebut pada titik tujuan yang ingin dicapai. 3. Teori Estetika Psikologis Dalam teori estetika psikologis, ada tiga aspek yang menjadi dasar utama seperti berikut ini Keindahan dalam arsitektur adalah bentuk irama yang mudah dan sederhana. Dalam bidang kajian arsitektur pengamat kemudian juga merasakan dirinya ikut mengerjakan apa yang dilakukan bangunan tersebut secara sederhana, mudah, dan lebih luwes. Keindahan adalah bentuk akibat dari emosi yang hanya bisa ditunjukan dengan prosedur psikoanalitik. Karya seni kemudian bisa mendapat kekuatan estetikanya dari reaksi seseorang secara keseluruhan yang bisa jadi berbeda-beda. Keindahan adalah bentuk akibat dari rasa kepuasan pengamat atau penikmat terhadap objek karya itu sendiri. Ketiga teori estetika di atas adalah bentuk manifestasi untuk menerapkan keindahan dai macam-macam sudut pandang objek yang dinilai. Baik secara emosional, mistik, dan ilmiah atau intelektual. Aspek Estetika Perlu Grameds ketahui bahwa seni akan selalu berhubungan dengan estetika karena seni menjadi suatu keindahan tersendiri. Merujuk pada pengertian estetika sebagai kajian ilmu baik itu filsafat atau ajaran tentang seni dan keindahan dan anggapan manusia tentangnya, yakni kepekaan terhadap seni dan keindahan tersebut. Estetika adalah salah satu tolak ukur untuk kemudian menilai apakah sebuah seni tertentu bisa dikatakan bagus atau tidak. Dalam kajian estetika sendiri ada tiga aspek yang bisa digunakan untuk menjadi acuan penilaian karya seni. Yakni Absolutisme, Anarki, dan Relativisme seperti berikut ini Absolutisme adalah bentuk penilaian sebuah karya seni yang sifatnya mutlak dan tidak dapat ditawar atau diganggu gugat. Bentuk penilaian ini didasari pada hal konvensi atau bentuk aturan yang telah ditentukan. Anarki adalah bentuk penilaian yang berdasarkan pada pendapat setiap orang yang sifatnya subjektif fan tidak perlu lagi adanya bentuk pertanggungjawaban. Penilaian ini tetap didasari pada aturan seni yang berlaku namun disesuaikan dnegan pengalaman dan prespekti seseorang atas pandangannya tentang seni. Relativisme adalah bentuk penilaian seseorang yang sifatnya tidak mutlak atau tidak absolut dan masih bersifat objektif. Artinya masih mempertimbangkan banyak hal dengan aturan- aturan yang berlaku. Unsur – Unsur Estetika Ada beberapa unsur estetika yang perlu Grameds perhatikan jika ingin mengkaji tentang nilai estetika suatu objek seni. Berikut ini unsur- unsur estetika yang perlu dipertimbangkan dalam sebuah objek seni 1. Unsur Bentuk Unsur bentuk atau disebut juga shape berpengaruh untuk daya tarik suatu objek. Secara umum bentuk objek ini terdiri dari dua jenis, yakni dua dimensi dan tiga dimensi. Bentuk dua dimensi tidak memiliki volume dan datar, seperti foto, lukisan, hiasan dinding, dan sebagainya. Bentuk tiga dimensi memiliki volume, ruang, dan kedalaman, seperti patung. Tas, pakaian, dan sebagainya. 2. Unsur Warna Warna juga dapat mempengaruhi penampilan suatu objek. Biasanya pemilihan warna akan disesuaikan dengan orang yang akan menggunakannya. Contohnya selera warna pakaian anak muda cenderung memiliki sifat berbeda dengan pemilihan warna seseorang yang sudah tua. 3. Unsur Tema Tema adalah bentuk ide atau gagasan yang ingin disampaikan oleh pencipta objek atau sebuah karya seni kepada penikmat seni atau orang lain secara lebih luas. Unsur tema umumnya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, contohnya adat istiadat, kondisi geografis, kondisi budaya, dan sebagainya. 4. Unsur Motif Hias Unsur motif hias adalah pola atau bentuk gambar yang menjadi hiasan pada objek atau produk seni tertentu. Tujuan adanya motif hias adalah menambah nilai estetika atau keindahan pada objek seni pada ketentuan atau standar tertentu. Fungsi Estetika Setelah mengetahui beberapa konsep tentang teori estetika, Grameds juga perlu mengetahui fungsi dari keindahan itu sendiri. Dalam praktiknya, estetika sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari saat kita menilai segala hal, baik dan buruk menggunakan konsep teori estetika. Ilmu estetika adalah kajian yang mempelajari tentang segala hal yang berkaitan dengan keindahan dan mempelajari berbagai aspek yang kita sebut dengan keindahan. Teori estetika tidak hanya mengutamakan keindahan suatu karya seni, melainkan segala sesuatu tentang aspek kehidupan yang lebih luas dan berkaitan dengan keindahan. Baik kaitannya dengan ilmu pengetahuan, emosi, kejiwaan, dan sebagainya. Estetika juga bisa kita fungsikan untuk menilai hal yang dianggap baik atau buruk dalam konteks kehidupan yang lebih luas. Manfaat Estetika Sebagai salah satu bagian dari kajian ilmu pengetahuan, estetika menjadi hal yang penting untuk dipelajari. Baik bagi para akademisi, praktisi, kritikus, seniman, atau mereka yang terlibat dalam dunia seni. Manfaat mempelajari teori estetika adalah sebagai berikut Mendalami pemaknaan tentang rasa indah terutama dalam sebuah kesenian Memperluas pengetahuan dan penyempurnaan pemaknaan terkait unsur yang objektif untuk membangkitkan rasa indah pada manusia dan faktor objektif yang mempengaruhinya Dapat memperluas pengetahuan dan penyempurnaan dalam pemaknaan unsur subjektif yang berpengaruh pada kemampuan menikmati rasa keindahan Memperkuat rasa cinta pada kesenian dan kebudayaan dengan mempertajam kemampuan apresiasi atau menghargai suatu objek kesenian Dapat memupuk kehalusan rasa Dapat memperdalam pemaknaan pada ketertarikan wujud kesenian dengan tata kehidupan yang lebih luas, budaya, dan aspek ekonomi yang bersangkutan Menguatkan kemampuan menilai karya seni secara tidak langsung dalam mengapresiasi Meningkatkan kewaspadaan pada pengaruh- pengaruh negatif perusak mutu atau kualitas kesenian, bahkan yang berbahaya untuk kelestarian aspek- aspek dan nilai- nilai tertentu dalam sebuah kebudayaan Memperkokoh masyarakat dalam meyakini kesusilaan, moralitas, kemanusiaan, dan ketuhanan dalam diri masing- masing Dapat melatih kedisiplinan dalam cara berpikir sehingga mampu mengatur pemikiran secara sistematis. Hal ini dapat membangkitkan potensi diri untuk berfalsafah dan memberikan kemudahan untuk menghadapi segala permasalahan dan memberi wawasan luas, baik secara spiritual atau psikologis Perlu Grameds ketahui bahwa konsep teori tentang keindahan di Indonesia sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan saat manusia masih sangat primitif. Berjalannya waktu konsep estetika pun terus berkembang dari hal yang sederhana menjadi lebih kompleks dan bermakna. Contoh Nilai Estetika Lebih konkretnya, Grameds bisa mengenali estetika tersebut yang sebenarnya dijumpai di lingkungan sekitar. Berikut ini contoh- contoh estetika yang sering Grameds jumpai sehari- hari 1. Menonton Pertunjukan Sebuah pertunjukan adalah salah satu bentuk estetika yang bisa kita nikmati. Menonton pertunjukan tertentu juga bergantung pada selera estetika masing- masing orang. Misalnya pada pertunjukan drama kolosal tidak semua kalangan menyukainya, namun bagi sebagian orang pertunjukan tersebut memiliki nilai- nilai estetika tersendiri. Hal tersebut menunjukan bahwa estetika sangatlah bersifat subjektif, bergantung pada pengalaman pemikiran dan rasa seseorang pada sebuah kesenian. Pertunjukan pada dasarnya berupaya untuk menampilkan hal- hal yang memiliki nilai dengan beragam tema atau konteks. Misalnya pertunjukan arak-arakan dugderan yang menunjukan bentuk akulturasi budaya yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat sebagai identitas keberadaannya di dalam suatu sistem sosial. 2. Keindahan Lukisan Grameds pasti sudah tidak asing dengan berbagai macam lukisan karena estetika biasanya erat dengan karya seni gambar ini. Karya lukisan kemudian memiliki bentuk ekspresi diri yang bisa ditangkap oleh orang dengan berbeda- beda persepsi. Dengan komposisi unsur- unsur estetika di dalam lukisan tersebut justru memperluas pemaknaan bagi penikmatnya. Mungkin Grameds pernah merasa begitu terpesona ketika melihat suatu lukisan dengan alasan tertentu. Misalnya karena kombinasi warnanya yang bagus, bentuk lukisannya yang menawan, atau konsep gagasan dalam lukisan tersebut yang membawa pesan tersendiri bagi Grameds. Itulah sebabnya lukisan ini sudah jadi barang yang wajar sebagai hiasan ruangan untuk memperindah dan memberikan kesan tertentu untuk sudut- sudut rumah. 3. Kecantikan Mengapa kecantikan dikatakan sebagai sebuah contoh estetika? Kecantikan adalah konsep penilaian pada penampilan seseorang, meskipun pada praktiknya kecantikan dapat diartikan lebih luas lagi. Tidak hanya berkutat pada manusia, terutama seorang perempuan. Kecantikan ini kemudian memiliki nilai nilai yang dapat membuat seseorang untuk menobatkannya pada standar tertentu. Akhirnya Kita pun memiliki standar kecantikan masing- masing sesuai dengan anggapan dan referensi yang kita punya tentang sebuah kecantikan. Mungkin Grameds sudah tidak asing dengan istilah “cantik itu relatif” maka aspek estetika lah yang kemudian kita gunakan untuk menentukan hal tersebut. Nah, itulah penjelasan tentan teori estetika, mulai dari pengertian, teorinya, aspek, unsur, fungsi, manfaat, sampai contoh- contohnya dalam kehidupan sehari- hari. Apakah Grameds merasa sudah paham dengan estetika tersebut? Pada dasarnya setiap manusia memiliki referensi masing- masing tentang suatu keindahan dalam kehidupannya. Itulah sebabnya setiap orang akhirnya dapat menentukan nilai estetika pada objek apapun, termasuk karya seni. Jadi mudahnya kita bisa saya menilai suatu gambar jelek atau buruk karena kita sudah memiliki preferensi sendiri tentang estetika, meskipun secara sesederhana mungkin. Karena sifatnya yang tidak absolut membuat kita perlu belajar banyak hal tentang estetika agar bisa memahaminya dengan baik. Jika Grameds ingin mempelajari tentang teori estetika lebih dalam maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca tentang teori estetika, baik dalam kajian ilmu filsafat maupun agama Selamat belajar. SahabatTanpabatas. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
– Berikut adalah Kumpulan Soal Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Seni Budaya Tentang Memahami Konsep Seni yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian. 1. Seni dikenal dengan istilah cilpa, yang berasal dari bahasa …. A. Yunani B. Latin C. Sanskerta * D. Inggris E. Rusia 2. Kata seni disebut cilpa, yang artinya …. A. Indah B. Keindahan C. Estetis D. Berwarna * E. Monokrom 3. Teori yang mengatakan seni merupakan tiruan objek atau benda yang ada di alam atau yang sudah ada sebelumnya merupakan pengertian dari teori …. A. Mimesis * B. Subjektif C. Objektif D. Ekspresi seni modern E. Cita rasa 4. Seni yang dapat dinikmati dengan indra pendengaran telinga adalah seni …. A. Audio * B. Teater C. Suara D. Lukis E. Visual 5. Seni musik, seni sastra, dan seni suara termasuk jenis seni …. A. Kontemporer B. Kolonial C. Klasik D. Audio * E. Visual 6. Sinematografi pada film termask dalam kelompok seni …. A. Audio B. Visual C. Audiovisual D. Dua dimensi E. Tiga dimensi 7. Seni audiovisual adalah …. A. Seni yang dapat dinikmati oleh indra pendengaran dan penglihatan * B. Seni yang dapat dinikmati oleh indra pendengaran C. Seni yang dapat dinikmati oleh indra penglihatan D. Seni yang dapat dinikmati dengan cara dibaca E. Seni yang dapat dinikmati dengan cara didengar 8. Seni yang ada pada zaman kerajaan Hindu-Buddha, yaitu sekitar abad ke-4 sampai abad ke-17 adalah …. A. Seni tradisional B. Seni klasik * C. Seni kolonial D. Seni kontemporer E. Seni modern 9. Karya batik merupakan bagian dari seni …. A. Klasik B. Tradisional * C. Visual D. Kolonial E. Modern 10. Relief batu pada dinding candi termasuk seni …. A. Tradisional B. Kolonial C. Visual D. Klasik * E. Modern 11. Karya kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-lagu rohani, termasuk karya seni yang memiliki fungsi …. A. Keagamaan * B. Kesehatan C. Artistik D. Guna E. Ekonomi 12. Berikut yang bukan merupakan karya seni yang memiliki fungsi pendidikan adalah …. A. Film ilmiah B. Lagu anak C. Alat peraga D. Film dokumenter E. Kaligrafi * 13. Seni yang diciptakan sebagai media ekspresi disebut sebagai karya seni murni dan dalam proses penciptaannya, hal yang terpenting untuk dipertimbangkan adalah aspek kegunaannya. Hal ini merupakan pengertian seni …. A. Kontemporer B. Modern C. Rupa D. Terapan * E. Tradisional 14. Berikut ini yang tidak termasuk dalalm hasil seni terapan adalah …. A. Kursi B. Meja C. Lukisan * D. Rak buku E. Lemari 15. Reklame termasuk seni yang memiliki fungsi …. A. Kesehatan B. Komunikasi * C. Guna D. Keagamaan E. Hiburan 16. Teori yang mengatakan seni bukanlah keindahan, melainkan wujud pengalaman atau perasaan seseorang, merupakan pengertian dari teori …. A. Mimesis B. Subjektif C. Objektif D. Ekspresi seni modern E. Cita rasa * 17. Bangunan khusus untuk tempat pertunjukan drama, gedungnya terbuka dan tanpa atap, dan dibangun di sekitar lereng-lereng bukit adalah …. A. Teraton B. Studio C. Mall D. Theatron * E. Panggung 18. Seni yang berfokus pada penggunaan dan permainan kata adalah …. A. Seni musik B. Seni tari C. Seni sastra * D. Seni suara E. Seni drama 19. Seni yang terbentuk dari perpaduan antara gerak dan nada adalah …. A. Seni musik B. Seni tari * C. Seni sastra D. Seni suara E. Seni drama 20. Seni yang dimulai sekitar tahun 1870-an sampai awal 1970-an adalah seni …. A. Seni klasik B. Seni tradisional C. Seni modern * D. Seni kontemporer E. Seni rupa 21. Persagi Persatuan Ahli-Ahli Gambar Indonesia lahir pada …. A. 23 November 1983 B. 22 Oktober 1983 C. 23 Juli 1983 D. 22 Agustus 1983 E. 23 Oktober 1983 * 22. Seni yang berfungsi sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan merupakan fungsi seni sebagai …. A. Artistik B. Keagamaan C. Pendidikan D. Rekreasi atau hiburan * E. Kesehatan 23. Musik berperan sebagai stimulus yang dapat membawa kesmebuhan bagi pasien merupakan fungsi seni sebagai …. A. Artistik B. Keagamaan C. Pendidikan D. Rekreasi atau hiburan E. Kesehatan * 24. Nilai-nilai dalam kehidupan manusia yang bersifat mendasar sesuai hakikat serta citra manusia yang ditmapilkan dalam media seni merupakan nilai …. A. Kehidupan * B. Pengetahuan C. Keindahan D. Bentuk E. Kepribadian 25. Dalam aspeknya, seni dibagi menjadi …. A. 3 aspek B. 5 aspek C. 4 aspek * D. 2 aspek E. 7 aspek 26. Patung merupakan hasil contoh dari karya seni …. A. Seni rupa B. Seni dua dimensi C. Seni murni D. Seni tiga dimensi * E. Seni klasik 27. Yang tidak termasuk dalam tahap-tahap kegiatan berkaya seni adalah …. A. Memakai * B. Mengamati C. Menanyakan D. Menyajikan E. Mencoba 28. Seni yang memiliki nilai ideal, yang tercermin dalam nilai relegius, moral, dan historis adalah …. A. Nilai pengetahuan B. Nilai pakai C. Nilai bentuk D. Nilai kisah * E. Nilai formal 29. Bentuk yang telah mengalami distorsi dari bentuk lainnya merupakan bentuk …. A. Figurasi B. Figuratif C. Semiguratif * D. Semigurasi E. Nonfiguratif 30. Bentuk yang tidak lagi menggambarkan sisi alamiah, melainkan sisi atau bentuk abstrak adalah bentuk …. A. Nonfiguratif * B. Figuratif C. Semigurasi D. Figurasi E. Semiguratif Itu lah Kumpulan Soal Pilihan Ganda Berserta Kunci Jawaban Seni Budaya Tentang Memahami Konsep Seni semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan latihan untuk mengasah materi lebih dalam. Semoga bermanfaat.