REPRODUKSIBAKTERI. A. Pengertian Bakteri. Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain . Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan.
Andaharus siapkan pupuk guano yang sudah jadi untuk dijadikan pupuk guano cair. Berikut ini langkah – langkah mudah untuk membuat pupuk guano cair. 1. Masukkan 3 sendok teh kotoran kelelawar ke dalam botol atau alat semprotan. 2. Masukkan
PENTINGNYAMENGUKUR AMMONIA, NITRIT, dan NITRAT - YouTube. Siklus Nitrat - Bisakimia. Peranan Bakteri (Bakteri menguntungkan dan Bakteri merugikan) | DuniaKuMu. Aquaponik: Mempertahankan Tingkat Nitrat Yang Aman 🔧🔧 Tips Untuk Perbaikan Rumah. Membuat Tangan Anda Sendiri - 2021. Amonia dalam Perikanan
MateriStruktur, Cara Hidup dan Reproduksi Bakteri Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik dimana saja berada, pada kesempatan yang baik ini kakak tidak bosan bosannya untuk membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disusun, materi ini kakak ambil dari mata pelajaran Biologi tentang Materi Struktur, Cara Hidup dan Reproduksi Bakteri untuk adik
KomposisnyaNutrisi yeast dan bakteri pengurai serat kasar, serta microorganisme pengurai serat kasar Saccharomyces Sp, Lactobaccillus Sp, dan Stapylococcus Sp. Dengan penggunaan probiotik. serat kasar (SK) akan diturunkan, Protein Kasar (PK) akan dinaikkan, dan TDN (daya cerna) akan meningkat. – Menghilangkan bau amonia pada feces
Akuaponikadalah sistem budidaya ikan (akuakultur) dan tanaman (hidroponik) secara bersama-sama dalam sebuah sistem yang saling menguntungkan. Dengan mengubah kotoran serta sisa pakan ikan melalui proses penguraian amonia menjadi pupuk/nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Terdapat 3 komponen utama dalam sistem akuaponik : Tanaman atau
Sedangkankegunaan nanas adalah untuk menghilangkan bau hasil proses bakteri. CARA ke-3 Bahan-bahan : Sampah sayur, terutama kacang-kacangan penyedia pakan alami dalam bentuk flok bakteri dan menumbuhkan bakteri pengurai. Sedangkan pemberian bakteri melalui pakan bertujuan : Menyeimbangkan fungsi usus sehingga mampu menekan bakteri
Amonifikasiadalah proses di mana organisme mikroskopis seperti bakteri atau jenis organisme pengurai lainnya, memecah nitrogen yang mengandung bahan kimia dari bahan organik mati, menjadi zat sederhana seperti amonia. Zat-zat yang lebih sederhana ini membantu dalam mempertahankan ekosistem. Secara sederhana, amonifikasi adalah proses mengubah
Bakteripengurai. 1. BAKTERI PENGURAI AMONIA Berdasarkan sistim pengairannya, budidaya ikan dapat dikelompokkan menjadi budidaya terbuka, setengah terbuka dan tertutup. Aliran air yang masuk ke fasilitas budidaya sistim terbuka sama banyaknya dengan air yang keluar. Pada sistim tertutup, air yang sudah digunakan diresirkulasi sehingga tidak ada
KandangKucing – Kandang terbaik untuk kucing yang pertama adalah tas tenteng yang berbentuk seperti ranjang bayi dengan sisi-sisi yang tertutup jaring. Sisi atas kandang ini juga dapat ditutup oleh jaring untuk memudahkan pemilih hewan menentengnya kemana pun. Kandang ini dilengkapi dengan loop sabuk pengaman mobil, dan penutup jaring untuk
APSx. Daftar Isi Hide Cara Membuat Rumah Bakteri Aquascape1. Menggunakan Filter Air2. Menggunakan Tanaman Aquascape3. Rumah Bakteri Aquascape Dengan Hardscape4. Menggunakan Substrate5. Menggunakan Kaldnes Dalam dunia aquascaper, terdapat banyak sistem yang berperan penting bagi kelangsungan biota yang ada di dalam kolam. Salah satunya adalah rumah bakteri aquascape, sekilas memang tidak terlihat penting. Namun, rumah bakteri memiliki fungsi penting dalam keberlangsungan aquascape loh. Karena bakteri-bakteri inilah yang nantinya akan membantu proses penguraian amonia pada aquascape. apa sih sebenarnya amonia itu?. Amonia merupakan kotoran organik yang berasal dari sisa-sisa makanan, tumbuhan, kotoran ikan, ataupun fauna laut yang membusuk dalam aquascape. Jika amonia di biarkan saja dan tidak di urai, maka akan berbahaya bagi ikan dan dapat menyebabkan kematian. Itulah kenapa pentingnya membuat rumah bakteri aquascape untuk membantu membersihkan sisa amonia yang terkandung dalam air. Cara Membuat Rumah Bakteri Aquascape Sebelum membuat rumah bakteri aquascape, hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu adalah di mana letak bakteri tersebut berkembang biak. Memang bakteri-bakteri tersebut bisa tumbuh di mana saja, mengingat sistem aquascape yang akrab dengan air. Namun, ada beberapa cara untuk membuat rumah bakteri yang efektif, yaitu 1. Menggunakan Filter Air Di dalam filter air terdapat beberapa komponen yang dapat memungkinkan bakteri tumbuh di sana, misalnya saja pori-pori yang ada pada sponge. Ada juga media bakteri yang di buat khusus dari keramik, plastik, maupun bola kecil. Bakteri tidak hanya tumbuh pada sponge filter saja, akan tetapi juga bisa berkembang bia di wadah filter itu sendiri. Namun, jika kamu menambah jumlah sponge, maka kemungkinan bakteri tumbuh akan lebih besar. Filter yang cocok untuk perkembang biakan bakteri salah satunya adalah canister. Karena filter ini memiliki ukuran media yang cukup besar sehingga mampu menampung bakteri pengurai. Ketika membersihkan filter lebih baik menggunakan air aquarium, karena di air tersebut mengandung banyak bakteri pengurai. 2. Menggunakan Tanaman Aquascape Tak hanya berfungsi sebagai estetika aquascape, tanaman aquasca juga bisa di jadikan sebagai rumah bakteri aquascape hidup. Kebanyakan bakteri pengurai amonia juga berkembang biak pada tanaman, meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang ada pada filter. 3. Rumah Bakteri Aquascape Dengan Hardscape Dalam pembuatan aquascape, unsur hardscape seperti kayu dan batu juga tidak kalah penting untuk melengkapi aquascape. Nah, media ini juga bisa kamu jadikan sebagai tempat bakteri berkembang biak. Apalagi jika batu yang di gunakan sejenis lavarock yang memiliki banyak rongga pada strukturnya, maka bakteri akan meningkat pertumbuhannya. Atau bisa juga menggunakan batu krikil sebagai salah satu komponen hardscape dalam aquascape. 4. Menggunakan Substrate Penggunaan subtrat juga cukup efektive sebagai rumah bakteri aquascape. Semakin besar subtrate yang kamu pilih, maka akan semakin baik bagi tumbuhnya bakteri pengurai amonia. Kamu bisa memilih substrate jenis pasir malang, pasir silika, ataupun jenis yang lain. Contohnya saja pasir malang yang memiliki banyak ukuran, mulai dari halus, sedang maupun kasar. Jika mengunakan pasir malang jenis halus, maka bisa di lakukan dengan cara membungkusnya dengan jaringan rongga. Kemudian tempatkan di tempat paling bawah aquascape. 5. Menggunakan Kaldnes Kaldnes juga merupakan jenis rumah bakteri yang biasa di gunakan oleh aquascaper profesional. Caranya dengan meletakan aerator pada bagian bawah kaldnes, nantinya lama kelamaan kaldnes akan bergerak memutari aquascape selama beberapa minggu. Dengan inilah aerator akan menjadi kaya oksigen sesuai yang di butuhkan bakteri pengurai amonia. Namun, jika kamu kurang menyukai suara berisik yang di hasilkan aerator, bisa di akali dengan meletakan kaldnes di bagian bawah box filter. Membuat rumah bakteri aquascape tidaklah sulit, asalkan kamu memperhatikan beberapa poin penting yang telah di jelaskan sebelumnya. Sehingga nantinya wadah bakteri yang di buat akan lebih efektive bagi aquascape.
Berdasarkan sistim pengairannya, budidaya ikan dapat dikelompokkan menjadi budidaya terbuka, setengah terbuka dan tertutup. Aliran air yang masuk ke fasilitas budidaya sistim terbuka sama banyaknya dengan air yang keluar. Pada sistim tertutup, air yang sudah digunakan diresirkulasi sehingga tidak ada penambahan air kecuali untuk mengganti air yang hilang karena menguap atau merembes. Untuk menumbuhkan ikan yang dibudidaya, diperlukan pakan, baik pakan alami maupun pakan buatan. Pakan yang dikonsumsi akan dimetabolisme oleh ikan sehingga nutriennya diserap oleh tubuh dan sisanya diekskresi sebagai feses kotoran ikan. Pakan buatan yang diberikan mungkin saja tidak dikonsumsi oleh ikan karena tidak disukai atau terlalu banyak, sehingga nutrien yang terkandung didalam sisa pakan tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh ikan Sisa pakan dan kotoran ikan akan mengendap di dasar kolam. Keduanya akan mengalami dekomposisi oleh bakteri. Proses dekomposisi akan merombak sisa pakan dan kotoran hingga terbentuk amonia yang bersifat racun terhadap ikan. Alam memiliki kemampuan untuk merombak amonia menjadi senyawa nitrat yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Apabila sisa pakan dan kotoran meningkat secara cepat, maka dibutuhkan waktu lebih lama bagi alam untuk merombaknya. Kondisi ini menjadi berbahaya apabila sisa pakan dan kotoran terakumulasi dalam bentuk amonia, sehingga ikan yang dipelihara akan mengalami keracunan atau mati. Upaya untuk mengurangi pengaruh merugikan dari meningkatnya sisa pakan dan kotoran dapat dilakukan dengan menggunakan saringan filter. Ada tiga jenis filter dengan kemampuan yang khas, yaitu filter fisik, kimiawi, dan biologis. Filter biologis menggunakan kombinasi mikroba dan tanaman. Mikroba berperan untuk merombak senyawa amonia menjadi nitrit dan nitrat yang relatif aman bagi ikan. Nitrosomonas adalah bakter yang memiliki kemampuan untuk merombak senyawa amonia menjadi senyawa nitrit; sedangkan Nitrobacter memiliki kemampuan merombak nitrit menjadi nitrat. Senyawa nitrat yang terbentuk akan dimanfaatkan oleh tumbuhan pakan alami untuk tumbuh dan berkembang, sehingga dapat menyediakan pakan alami bagi ikan. Mikroba Nitrosomonas dan Nitrobacter dapat ditumbuhkan dalam media budidaya dengan cara menginokulasi mikroba tersebut ke dalam kolam atau mendisain media budidaya sedemikian rupa sehingga kedua mikroba tersebut dapat tumbuh dan berkembangbiak. This entry was posted on November 28, 2009 at 341 pm and is filed under materi kuliah. You can follow any responses to this entry through the RSS feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Dalam proses pembuatan pupuk organik dibutuhkan bakteri penyubur yang efektif supaya proses penguraian bahan-bahan organik pupuk tidak memerlukan waktu yang terlalu lama. Bakteri penyubur ini terdapat dalam larutan EM4 effective microorganisme 4 yang bisa kamu buat sendiri. Disebut EM4 pada awalnya, karena dalam proses pembuatannya dibutuhkan waktu sekitar 4 minggu untuk menumbuhkan bakteri baik sehingga larutan biakan bakteri benar-benar jadi, efektif dan siap digunakan. Oleh karena penelitian tekhnologi pertanian terus mengalami perkembangan pesat, pembiakan bakteri melalui proses pembuatan EM4 tidak lagi membutuhkan waktu yang lama. Nama EM4 tetap dipertahankan sebagai nama larutan promadona yang berperan dalam menambah kesuburan tanah dan tanaman. Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan larutan EM4? Ada banyak jenis bakteri yang berkeliaran di sekitar kita baik yang jahat maupun menguntungkan makhluk hidup. Para ahli bakteri Bakteriolog kemudian meneliti dan membiakan bakteri-bakteri baik itu, serta memisahkannya dengan media yang bersumber dari bahan pangan. Pada prinsipnya bahan yang digunakan bersumber dari bahan-bahan organik yang mudah membusuk dalam waktu yang cepat, seperti buah-buahan dan kulitnya, serta sayur-sayuran kemudian ditambahkan bahan untuk proses fermentasi biasanya tapai, air nasi, susu sapi, gula merah, terasi bisa juga digunakan tapai ketan, dan lain-lain. Bagaimana proses pembuatannya?Berikut cara praktis dan cepat pembuatan EM4 dapat kamu coba di rumah dengan Bahan-bahan yang dapat digunakan 1. Nenas 1 buah. 2. Terasi 1/2 kg. 3. Gula Pasir 1 kg. 4. Bekatul sekam padi 1 kg. 5. Air 10 liter. 6. Tapai ketan tuak 1 botol aqua 600ml. Alat-alat 1. Blender. 2. Panci. 3. Kompor. Proses pembuatan 1. Hancurkan nenas dengan blender sampai halus masukan dalam panci. 2. Campurkan terasi, bekatul, gula pasir, dan air bersih hingga mendidih dan biarkan sampai dingin. 3. Tambahkan 1 botol tapai ketan aduk sampai merata dan tutup rapat, serta biarkan selama 24 jam. 4. Bila larutan menjadi kental dan lengket, serta muncul gelembung-gelembung pada permukaan berarti larutan EM4 sudah jadi dan siap digunakan. Bila khawatir EM4 cepat habis, ternyata bisa dibiakan atau diperbanyak larutannya dengan cara Bahan-bahan 1. Larutan EM4 yang sudah jadi 1 liter. 2. Bekatul sekam padi 2 kg. 3. Terasi 1/4 kg. 4. Air bersih 5 kg Alat-alat 1. Ember. 2. Pengaduk Kayu. 3. Panci. 4. Saringan bisa dari kawat. 5. Botol. Cara/proses pembiakan EM4 secara cepat. 1. Masak air dengan panci sampai mendidih. 2. Campurkan bekatul dan terasi, curahkan ke dalam ember, kemudian aduk sampai merata. 3. Larutan/adonan didinginkan, setelah itu masukan larutan EM4. 4. Tutup rapat selama 1 - 2 hari, jangan dibuka. 5. Setelah hari ke-3 penutup botol dikendorkan agar tidak meledak. 6. Aduk larutan setiap hari sekitar 5 - 10 menit sampai 1 minggu. 7. Setelah itu, larutan disaring dimasukan pada botol yang sudah disediakan. 8. EM4 sudah siap digunakan. Apa saja yang terkandung dalam EM4? Berdasarkan penelitian terdapat 80 genus mikroorganisme pengurai fermentor. Bakteri-bakteri yang ada dalam larutan EM4 sangat efektif dalam memfermentasikan bahan-bahan organik. EM4 sendiri mengandung beberapa mikroorganisme utama 1. Bakteri Fotosintetik Rhodopseudomonas sp. Bakteri ini membentuk senyawa-senyawa bermanfaat dari hasil proses fotosintesis pada tanaman, sehingga menghasilkan zat-zat dalam mempercepat pertumbuhan. Zat-zat ini juga menjadi substrat bagi mikroorganisme baik lain yang terus bertambah. 2. Bakteri asam laktat Lactobacillus sp. Bakteri ini berguna menekan pertumbuhan fusarium, yaitu mikroorganisme merugikan yang menimbulkan penyakit pada tanaman/lahan yang ditanami terus-menerus, serta mempercepat perombakan bahan-bahan organik. 3. Ragi atau yeast Saccharomyces sp. Ragi menghasilkan zat-zat bioaktif seperti hormon dan enzim dalam mempercepat pertumbuhan akar. Selain itu juga ragi menjadi bahan substrat bagi bakteri asam laktat dan actinomycetes. 4. Actinomycetes Bakteri ini hidup bersama dengan bakteri fotosintetik meningkatkan kesuburan tanah dengan meningkatkan aktifitas anti mikroba tanah yang merugikan. 5. Jamur Fermentasi Aspergillus Penicilium Jamur ini menguraikan bahan secara cepat untuk menghasilkan ester, alkohol dan zat-zat antimikroba. Pertumbuhan jamur membantu menghilangkan bau dan mengurangi persediaan makanan bagi perkembangan serangga dan ulat-ulat yang merugikan. Apa sih khasiat EM4? Secara umum rangkuman khasiatnya, adalah 1. Mengembalikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah. 2. Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi. 3. Menguraikan bahan organik sangat cepat. 4. Penyedian unsur hara bagi tanaman. 5. Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah. Bagaimana cara penggunaan EM4? Sesuai khasiatnya EM4 digolongkan sebagai pupuk cair setelah disaring yang sangat bernutrisi, meskipun juga ampas padatnya juga merupakan pupuk organik padat. EM4 disemprotkan pada bibit/tanaman yang baru tumbuh secara berkala. EM4 juga ramah diberikan pada tanaman sayur-sayuran untuk merangsang pertumbuhan daun, akar dan batang. Pada bedengan EM4 disemprotkan atau dimasukan pada lobang tanam sebelum siap ditanami bibit. Jadi sudah kenal dengan EM4? kamu yang kreatif dapat membuat EM4 sendiri dengan cara ini dan berinovasi mencari bahan-bahan yang sesuai untuk membuat larutan EM4 lainnya. Selamat mencoba.