Padatahun 1863, empat orang warga kota Jenewa bergabung dengan Henry Dunant untuk mengembangkan gagasan pertama tersebut. Mereka bersama-sama membentuk “Komite Internasional untuk bantuan para tentara yang cedera”, yang sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau International Committee of the Red Cross (ICRC). Dalam IsiKotak P3K – Pertolongan pertama sangatlah penting dilakukan secara benar dengan penanganan tepat. Jangan sampai salah dalam memberikan penyelamatan pertama agar tidak fatal akibatnya. Ada berbagai peralatan serta berbagai cara dalam menangani luka. Itu pun tergantung pada jenis lukanya. Dalam penanganannya dibutuhkan sebuah kotak pertolongan Fungsinyahampir sama seperti alat angkat beban yaitu membantu melatih kekuatan otot tangan. Beberapa alat kesehatan pendukung untuk lansia yang mungkin dibutuhkan adalah perlengkapan ortopedi dan juga P3K. Jenis dan Merk Susu untuk Penderita Stroke Beserta Harganya. 40367 shares. Share 16147 Tweet 10092. 1 Sumber api terbuka yaitu penggunaan api yang langsung dalam beraktifitas seperti : masak, las, dll. 2. Listrik Dinamis yaitu panas yang berlebihan dari sistem peralatan/rangkaian listrik seperti : setrika, atau karena adanya korsleting. 3. Listrik Statis yaitu panas yang ditimbulkan akibat loncatan ion negatif dengan ion positif seperti : peti. AssalamualaikumWr.WbPerkenalkan Nama : Nurul Fuadatu SKelas : IXB/9Btgl : 03-Febuari-2021Oke Jadi di Vidio kali ini sya akan menjelaskan tentang "Alat-Alat APAR(Alat Pemadam Api Ringan) Peralatan dan obat obatan P3K Ketersediaan kunci rumah dan kamar selamatan dan keamanan 5) PENGELOLAAN LIMBAH Saluran pembuangan air limbah cair dan padat tertata dengan baik, sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Dengan cara membuat septic-tank dengan standar dan ukuran yang memadai dan cukup. PERLENGKAPANSeperti Halnya Melakukan Perakitan PC, peralatan yang d Posting Komentar Baca selengkapnya Soal Latihan K3LH. Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; Sebutkan 5 obat luar dan obat dalam dalam p3k beserta fungsinya ? 7. Tuliskan prosedur p3k untuk pingsan dan luka bakar? JAWABAN : 1. K3 adalah suatu üUntuk mengetahui alat-alat apa saja yang terdapat didalam rumah sakit beserta fungsinya. ü Memperoleh informasi mengenai alat-alat yang terdapat di objek yang dikunjungi beserta fungsinya. Ini salah satu alat yang wajib dimiliki dan tersimpan di Postedon Agustus 29, 2018 by admin. Untuk memudahkan melaksanakan Pertolongan Pertama Pada Kecelakan (P3K) maka perlu disediakan kotak P3k beserta isinya berupa obat-obatan dan perlengkapan lainnya. Adapun isi dari kotak P3K adalah sebagai berikut : Kain kasa steril, Pembalut dari berbagai ukuran, Kapas, Alat pencuci mata, c Koperasi Unit Desa. d. Koperasi kerajinan dan industri. Baca Juga. 66 Soal Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Beserta Jawaban. 20 Soal Pengangguran Beserta Jawaban. 26 Pertanyaan Uang dan Jawaban. Jawaban: c. Koperasi Unit Desa. ev13BZe. Menampilkan 983270 produk untuk "Peralatan P3K" 1 - 60 of 983270Tambah ke WishlistALKOHOL ISOPROPYL 99% 1 LITER / ISOPROPYL / Utaracliger shop 1528Tambah ke WishlistAlkohol Absolut Teknis 96% - 1 Liter12% TimurLayana Olin Store 2433Tambah ke WishlistAlkohol Teknis 70% - 1 Liter11% TimurLayana Olin Store 1595Tambah ke WishlistSHAMROCK Sarung Tangan Black Latex Gloves HITAM Non Powder isi Gloves 64Tambah ke WishlistAquabidest / Water For Injection 500 Scientific 28Tambah ke WishlistOnemed Ultrafix 5cm x 5m Plester Penutup Luka Non Woven12% Health Store 308Tambah ke WishlistOnemed Ultrafix 10cm x 5m Plester Penutup Luka Non Health Store 246Tambah ke WishlistHEXA HUSADA - Kasa Steril 16x16 cm Pembalut Luka Kassa MEDIKA STORE 1759Tambah ke WishlistONEMED - H2O2 Hydrogen Peroxide 3% 100 ml24% Health Store 113Tambah ke WishlistONEMED - Kotak P3K Portable + Isi SET Tas P3K Mobil Lengkap MEDIKA STORE 443 Alat Pelindung Diri – Keselamatan bekerja adalah hal yang wajib diprioritaskan bagi seluruh perusahaan. Untuk menjamin pelaksanaannya, hal ini juga diatur di dalam Undang Undang Ketenagakerjaan. Tujuannya guna membuat standard yang jelas mengenai keselamatan kerja yang di dalamnya terdapat aspek APD. APD atau alat perlindungan diri adalah komponen alat yang mampu memberi perlindungan ekstra pada seseorang dari risiko menjadi korban kecelakaan kerja. Dengan kata lain, APD merupakan perlengkapan wajib yang harus digunakan saat bekerja. Umumnya, penggunaannya disesuaikan dengan tingkat bahaya serta risiko yang harus dihadapi, baik oleh para pekerja maupun orang-orang di sekelilingnya. Sehingga, diharapkan proses kerja dapat berlangsung aman untuk semua pihak. Daftar Alat Pelindung Diri dan Keselamatan Kerja APD K3 Helm Pengaman Safety Helmet Penutup Telinga Ear Muffs Penyumbat Telinga Ear Plug Kacamata Pengaman Safety Glasses Masker Respirator Pelindung Wajah Face Shield Tali Pengaman Safety Harness Sabuk Pengaman Safety Belt Sarung Tangan Gloves Sepatu Karet Boots Sepatu Pengaman Safety Shoes Jas Hujan Raincoat Pelampung Rompi Safety Wearpack atau Coverall Daftar Isi ArtikelAlat Pelindung Diri dan Fungsinya1.. Helm Pengaman Safety Helmet2. Penutup Telinga Ear Muffs3. Penyumbat Telinga Ear Plug4. Kacamata Pengaman Safety Glasses5. Respirator6. Pelindung Wajah Face Shield7. Tali Pengaman Safety Harness8. Sabuk Pengaman Safety Belt8. Sarung Tangan Gloves9. Sepatu Karet Sepatu boots10. Sepatu Pengaman Safety Shoes11. Jas Hujan Raincoat12. Pelampung13. Rompi Safety14. Coverall atau WearpackARTIKEL LAINNYA Setelah sebelumnya kita membahas daftar alat pelindung diri dan keselamatan kerja K3 secara singkat. Dalam sub ini kita akan menjabarkan alat-alat tersebut beserta dengan gambar dan juga fungsinya. 1.. Helm Pengaman Safety Helmet Tujuan menggunakan helm adalah untuk menghindari benturan benda tajam dan berat yang dapat melukai kepala. Selain itu, kepala juga terlindung dari api, percikan bahan kimia, suhu ekstrem, dan radiasi panas. Helm digunakan utamanya pada pekerjaan konstruksi, karena kemungkinan dari bahaya material-material bangunan yang jatuh dari atas bangunan. 2. Penutup Telinga Ear Muffs Penggunaan ear muffs sangat tepat apabila Anda terpapar suara 40 hingga 50 dB dan 100–8000Hz. Ukurannya pun dapat mengakomodasi segala ukuran telinga karena umumnya dibuat dengan bantalan cukup besar untuk menutup seluruh daun telinga. Meski begitu, sebaiknya hindari penggunaan ear muffs dalam jangka waktu yang terlalu lama karena dikhawatirkan akan membuat bantalan mengerut dan mengeras. 3. Penyumbat Telinga Ear Plug Menggunakan ear plug dapat menghalau suara bising yang dapat merusak organ dalam telinga hingga kurang lebih 30 dB. Anda dapat menemukan dua jenis ear plug, yaitu yang dapat digunakan berkali-kali non disposable dan sekali pakai disposable. Disposable ear plug umumnya berbahan dasar kapas sedangkan non disposable ear plug berbahan dasar plastik cetak atau karet. 4. Kacamata Pengaman Safety Glasses Mata adalah organ vital yang sangat rentan karena teksturnya yang lunak dan hanya dilapisi oleh kulit tipis, yaitu kelopak mata. Sehingga, penggunaan APD untuk melindungi fungsi mata adalah hal yang wajib dilakukan. Kacamata dapat menjaga mata, baik dari paparan debu maupun asap yang dapat membuat mata iritasi, percikan cairan kimia yang umumnya terjadi di dalam laboratorium, atau cahaya yang sangat terang dan panas seperti di area pengelasan. Ada beberapa jenis kacamata yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan Anda Safety spectacles, digunakan untuk melindungi mata dari partikel yang beterbangan. Dapat juga digunakan untuk menghalau panas berlebihan yang tak dapat ditoleransi oleh mata; Safety goggles, dipakai ketika lokasi kerja yang harus Anda hadapi terpapar uap, asap, atau kabut yang mengganggu yang dilengkapi dengan segel pelindung di area mata membuat mata Anda terhindar dari percikan cairan yang mungkin datang dari segala arah; serta Face shielddan welding helmet,APD yang mampu melindungi wajah Anda secara utuh. Terkadang, bahaya kilatan api tak hanya berdampak pada mata, namun juga wajah Anda. 5. Respirator Masker pernafasan memiliki fungsi untuk menyaring cemaran bahan kimia, partikel debu, mikroorganisme, asap, uap, aerosol, atau kotoran lain yang mengotori udara yang Anda hirup. Sehingga, kesehatan organ pernapasan dapat lebih terjaga dan sehat. Respirator memiliki fungsi mirip seperti masker. Hanya saja alat safety ini biasa digunakan di lingkungan kerja berbahaya, seperti misalnya lingkungan kimia, nuklir, gua dll. 6. Pelindung Wajah Face Shield Face shield atau alat pelindung wajah adalah komponen APD yang penting untuk mengurangi kemungkinan wajah terpapar cemaran air atau udara, zat kimia berbahaya, percikan larutan panas, ataupun goresan benda tajam lainnya. Biasanya alat ini digunakan pada aktivitas pengelasan. 7. Tali Pengaman Safety Harness Safety harness pada dasarnya adalah bagian dari sabuk keselamatan yang wajib digunakan orang yang harus berhadapan dengan ketinggian. Ada dua macam safety harness full body harness dan non-full. Sesuai SK Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja, penggunaan full body harness wajib untuk di tempat tinggi yang rawan terjatuh. Supaya fungsinya dapat dirasakan secara maksimal, umumnya penggunaan harness juga dilengkapi dengan berbagai peralatan lain, seperti decender, rope clamp, dan karabiner. 8. Sabuk Pengaman Safety Belt Sama seperti poin sebelumnya, alat ini juga digunakan ketika pekerja bekerja di ketingian. Perbedaan antara safety harness dan safety belt bisa dilihat dari bentuk ikatan dan fungsinya. bentuk ikatan full safety harness adalah menyelimuti seluruh tubuh. Sedangkan safety belt hanya mengikat pada bagian pinggang saja. Alat pelindung diri ini digunakan ketika resiko jatuh dari ketinggian minim, berkebalikan dengan safety harness. 8. Sarung Tangan Gloves Beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan larutan kimia, proses pemanasan, ataupun komponen benda tajam, umumnya mengharuskan pemakaian sarung tangan secara intensif mengingat tingginya risiko jenis sarung tangan yang paling banyak digunakan adalah Cotton gloves sarung tangan berbahan dasar katun, berguna untuk memberi proteksi dari goresan, sayatan, atau luka lainnya; Leather gloves sarung tangan kulit, memiliki fungsi sama seperti sarung tangan katun. Namun, material kulit umumnya lebih nyaman untuk digunakan dan lebih kuat menahan benda yang berpotensi melukai tangan; Rubber gloves sarung tangan karet, berfungsi untuk melindungi kulit dari kontak langsung dengan minyak dan bahan di laboratorium juga kerap menggunakan sarung tangan karet; serta Sarung tangan yang didesain khusus agar mampu melindungi tangan ketika harus bekerja di lokasi yang memiliki aliran listrik, baik tegangan rendah maupun tinggi. 9. Sepatu Karet Sepatu boots Tanpa sepatu yang sesuai, kaki akan rentan terluka oleh benda tajam di tanah ataupun kejatuhan benda berbahaya dari atas. Karena itu, menggunakan sepatu boot berfungsi untuk melindungi kakidari tusukan benda tajam, bahan kimia berbahaya, cairan yang terlalu dingin atau panas, dan lain-lain. 10. Sepatu Pengaman Safety Shoes Serupa dengan boot, sepatu pengaman ini membantu kaki Anda terlindung dari bahaya cairan kimia, tusukan benda tajam, benturan benda berat, dan lain-lain. Sepatu jenis ini umumnya lebih tahan lama dibandingkan dengan macam sepatu yang lain, sehingga dapat tetap berfungsi optimal dalam periode waktu yang panjang. Anda dapat memilih material pembuat sepatu pengaman sesuai dengan kebutuhan. Ada yang memang didesain supaya tahan selip, tahan bahan panas, tahan listrik, dan tahan bahan kimia. 11. Jas Hujan Raincoat Meski terkesan tak terlalu penting, jas hujan berfungsi untuk melindungi tubuh dari percikan air, baik ketika harus bekerja di bawah air hujan maupun ketika mencuci peralatan dengan air dalam jumlah besar. Beberapa jas hujan didesain khusus agar tak hanya tahan air namun juga tahan panas danapi, seperti yang pada umumnya dipakai oleh para anggota pemadam kebakaran. 12. Pelampung Bicara mengenai pelampung, umumnya yang orang ingat adalah life jacket yang digunakan para tim penyelamat di pesisir pantai atau kolam renang. Padahal life jacket ini hanyalah salah satu dari bermacam—macam jenis pelampung. Ada juga buoyancy control device yang dapat diatur tingkat terapungnya, offshore life jacket yang bermanfaat di perairan terbuka, dannear shore vest untuk kondisi perairan yang tenang tanpa arus. Sedangkan, yang paling banyak digunakan orang adalah jenis flotation aid karena sangat nyaman dan dapat menunjang proses penyelamatan di air tenang. 13. Rompi Safety Rompi sebagai komponen APD yang baik adalah yang berbahan poliester dan mampu memantulkan cahaya karena telah didesain secara khusus dengan tambahan reflektor. Salah satu fungsi utama menggunakan alat ini adalah supaya pekerja dapat terlihat dengan jelas pada waktu malam hari atau ketika penerangan tak terlalu memadai. 14. Coverall atau Wearpack Wearpack adalah pakaian khusus yang dipakai oleh orang-orang yang memiliki risiko pekerjaan tinggi. Model pakaian ini umumnya menutupi leher hingga mata kaki sehingga dapat mengamankan seluruh tubuh. Pekerja bengkel, tambang, dan pemadam kebakaran adalah orang-orang yang hampir selalu menggunakan wearpack demi keselamatan mereka. Menggunakan APD ini diharapkan tubuh terlindung dari percikan minyak, bensin, panas, api dll. Bahan yang digunakan pun bervariasi. Ada yang menggunkan bahan drill dan katun untuk pekerjaan yang tak bersentuhan dengan api. Namun ada juga katun anti api yang mengurangi kemungkinan tubuh melakukan kontak fisik dengan api. Garis terang yang ada pada wearpack, umumya berwarna hijau kekuningan, bernamascotch light supaya terhindar baik dari risiko tertabrak kendaraan maupun kelalaian manusia lainnya. 15. Masker Demikianlah penjelasan macam-macam APD K3 yang harus dikenakan oleh setiap orang yang bekerja dengan faktor risiko tinggi. Setiap tempat kerja mungkin akan menambahkan alat khusus yang telah dirancang menyesuaikan pekerjaannya. Namun secara umum, itulah APD yang harus dikenakan. - Pertolongan pertama pada kecelakaan P3K ialah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari tenaga medis. P3K bertujuan memberikan perasaan tenang kepada korban, dan mencegah atau mengurangi risiko bahaya yang mungkin terjadi akibat kecelakaan tersebut. untuk dapat melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, tentunya diperlukan peralatan-peralatan sederhana yang biasanya dimasukkan dalam kotak dan disebut kotak Peralatan Kotak P3K Dikutip modul PJOK Kelas IX 2020, berikut peralatan atau perlengkapan pertama pada kecelakaan yang perlu dipersiapakan di dalam kotak P3K dan kegunaannya. Kasa Steril Kasa sejenis kain tipis dan lembut yang biasaaya digunakan untuk membalut luka. Plester Plester biasanya digunakan untuk merekatkan kasa penutup agar tidak terlepas. Plester obat Pleseter yang mengandung obat ini bisanya digunakan untuk menutup luka kecil yang telah dibersihkan, misalnya luka akibat teriris benda tajam. Kapas Kapas sangat lah penting untuk membersihkan luka agar terhindar dari infeksi. Sebelum digunakan, kapas terlebih dahulu dibasahi dengan air bersih yang steril atau larutan pembersih luka, setelah itu baru dipakai untuk membersihkan luka yang kotor. Gunting Gunting di dalam kotak P3K sebaiknya menggunakan gunting perban yang tahan karat. Lampu senter Lampu senter akan sangat dibutuhkan untuk melihat luka tertentu agar lebih jelas, misalnya suatu benda yang masuk ke telinga atau melihat benda yang sangat kecil di dalam P3K Selain beriisi peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan, kotak P3K biasanya juga berisi obat-obatan ringan yang dapat dibeli secara bebas tanpa harus menggunakan resep dokter. Obat yang biasanya ditaruh di dalam kota P3K terbagi atas obat luka ringan seperti obat merah mercurochroom dan Betadine; obat pencuci luka seperti Rivanol; dan obat luka bakar seperti Bioplacenton, Salep Burnazin, atau lidah buaya. Betadine atau obat luka ringan dan obat pencuci luka seperti Rivanol bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka yang ringan seperti tersayat benda tajam. Sementara obat luka bakar digunakan untuk mempercepat penyembuhan pada luka bakar. Obat ini sebaiknya juga disatukan dalam kotak P3K, sehingga bisa dengan mudah ditemukan saat dibutuhkan. Sebelum mengoleskan obat luka, Anda sebaiknya mencuci luka dengan obat pencuci luka atau air terlebih dahulu agar menghindari luka dari infeksi akibat kotoran. Cara Pertolongan Pertama pada Kecelakaan P3K Selain menyiapkan perlengkapan dan obat-obatan pertolongan pertama, Anda juga perlu mengetahui cara melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan yang sering terjadi seperti pendarahan dan luka. Pendarahan Pada tiap-tiap luka akan terjadi pendarahan. Pendarahan dapat terjadi di dalam atau di luar badan. tiap luka baik itu luka luar maupun luka dalam badan harus diambil tindakan yang cepat. Saat melakukan pertolongan pertaman, Anda harus membedakan dari mana darah itu keluar, apakah pendarahan itu keluar dari arteri, vena pembuluh darah balik, atau kapiler pembuluh darah rambut. Pendarahan arteri warnanya merah muda, dan darah keluar dengan memancar sesuai dengan denyutan jantung. Pendarahan vena warnanya merah tua, keluarnya cepat, tidak ada pancaran. Pendarahan kapiler warnanya merah tua atau merah muda, tidak cepat dan berdenyut, menyelubungi permukaan luka. Tindakan yang bisa dilakukan untuk menolong seseorang terkena pendarahan luar yaitu dengan menekan luka dengan pembalut seperti kain kasa atau sapu tangan yang bersih. Jika terjadi pendarahan di tangan atau di kaki, tangan atau kaki harus diangkat ke atas. Luka Luka adalah jaringan kulit yang terputus, robek, rusak oleh suatu sebab. Jenis luka beragam seperti luka memar, gores, tusuk, potong, robek, bacok, tembak, dan bakar. Pertolongan pertama yang dilakukan untuk mengobati luka yaitu Hentikan pendarahan. Tinggikan anggota badan yang terluka. Ulas luka dengan mercurrohchoom 2%. Tutup dengan kasa steril, lalu di atasnya diletakkan kapas lalu dibalut perban. Setelah luka ditaburi obat dapat juga langsung dibalut dengan pembalut cepat. Bila luka lebar dan dalam segera bawa ke rumah sakit. Gunakan obat tradisional yang banyak terdapat disekeliling kita, misal luka bakar dengan menggunakan lidah buaya, luka memar dengan menggunakan daun jambu biji, dan sebagainya. - Pendidikan Kontributor Nuraini IkaPenulis Nuraini IkaEditor Yulaika Ramadhani